Merasa Laporannya Tak Direspon, Kuasa Hukum Ganirudin Angkat Bicara

Ganirudin didampingi kuasa hukum dan rekan-reka PICA KEPTON
Ganirudin didampingi kuasa hukum dan rekan-reka PICA KEPTON

TEGAS.CO,. BUTON – Beberapa waktu lalu tepatnya Rabu (17/2), mantan Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun dan Aco Icalo dilaporkan ke Kepolisian Resort (Polres) Buton oleh Ganirudin atas tindakan pidana pengancaman melalui media sosial Facebook dan Whatsapp (pasal 45 B Uu No 19/2016 Tentang ITE). Namun sampai saat ini laporan tersebut seperti tidak direspon oleh pihak Polres Buton.

Menanggapi hal tersebut, Ganirudin melalui kuasa hukumnya, Apri Awo, SH.CIL dan Ihsan, SH mendatangi Polres Buton untuk meminta kejelasan terhadap laporan yang telah mereka layangkan beberapa waktu lalu.

“Pada Senin (14/12) yang lalu, Samsu Umar Abdul Samiun melalui kuasa hukumnya melaporkan klien kami (Ganirudin) ke Polres Buton dengan dugaan tindak pindana penghinaan/pencemaran nama baik melalui media sosial (Facebook). Hanya berselang dua hari dari laporan tersebut, keluarlah Surat Perintah Penyelidikan dengan no Sprin.Lidik/164/XII/2020/Reskrim tertanggal 16 Desember 2020, namun lain cerita dengan laporan Ganirudin”, kata Apri Awo melalui siaran persnya. Sabtu (20/2/2021)

“Hingga kini (3×24 jam) hak pelapor untuk mendapatkan secarik kertas Surat Tanda Penerimaan Laporan atau Pengaduan (STPL/P) yang merupakan hak pelapor dan wajib hukumnya diberikan kepada pelapor atau pengadu sebagaimana ketentuan pasal 108 ayat (6) KUHAP, tak kunjung ada beritanya”, sambungnya.

Olehnya itu, kata Apri Awo, mereka meminta dan warning kepada Kapolres Buton, AKBP Gunarko S.IK, M.Si selaku penanggung jawab di wilayah hukum Polres Buton untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut tanpa membedakan status sosial dan kepentingan setiap warga negara sebagai pencari keadilan.

“Kami minta ini segera ditindak lanjuti sehingga Equality Before The Law bukan hanya sekedar retorika penegak hukum”, ucapnya.

Apri Awo juga meminta kepada Ketua Umum Karang Taruna Nasional yang juga merupakan anggota DPR RI Komisi III Fraksi Demokrat, DR. Didik Mukrianto, SH. MH untuk mengawal kasus Ganirudin yang juga merupakan anggota Karang Taruna Kabupaten Buton.

“Jika permintaan dan warning kami tersebut tidak ditindaklanjuti, maka dalam waktu 2×24 jam, kami akan meneruskan laporan ini ke Kepolisian Daerah (Polda) Sultra. Bahkan hingga ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri)”, tutupnya.

Reporter : JSR

Edito : YA